Kamis, 19 Februari 2009

Kau ....

Kau adalah untaian kata yang tak dapat ku tulis..

Kau adalah sepenggal syair yang tak dapat ku baca..

Kau adalah senandung cinta yang tak dapat ku dengar..

Kau adalah kebahagiaan yang tak mampu ku sentuh..

Kau adalah bumi yang tak dapat ku pijak..

Kau adalah langit yang tak dapat ku jadikan tempat bernaung..

Kau adalah bintang yang tak mampu ku gapai..

Kau adalah hati yang tak dapat ku beli..

Dan Kau adalah cinta yang tak dapat ku tepis..

Jumat, 13 Februari 2009

appa ttu valentine ??

Hari Valentine, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan. Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. 

Sejarah Hari Valentine 

Perayaan Kesuburan bulan Februari Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulukala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera. Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah. 

Hari Raya Gereja Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda: 

• seorang pastur di Roma 

• seorang uskup Interamna (modern Terni) 

• seorang martir di provinsi Romawi Africa 

Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius II, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius II sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari. Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu. 

Valentinius Guru ilmu gnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep … dalam agama Kristen yang umum. Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: "Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil "penebusan dosa" (apolytrosis) dan "tempat pelaminan" …" Era abad pertengahan Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 February adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris Pertengahan ternama Geoffrey Chaucer pada abad ke-14. Ia menulis di cerita Parlement of Foules (“Percakapan Burung-Burung”) bahwa For this was sent on Seynt Valentyne’s day (“Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus”) Whan every foul cometh ther to choose his mate (“Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya”) Pada jaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari ini dan memanggil pasanagan mereka "Valentine" mereka.

Memahami Makna sebuah Cinta ..

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita
kita bergabung dengannya dan jatuh kedalam suatu keanehan serupa yang
dinamakan CINTA

CINTA yang AGUNG?
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya
Adalah ketika dia tidak mampedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum
sembari berkata “Aku turut berbahagia untukmu”Apabila cinta tidak berhasil BEBASKAN dirimu
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI
Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan CINTA dan kehilangannya
Tapi ketika cinta itu mati kamu TIDAK perlu
mati bersamanya



Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang MELAINKAN
mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan,
kita belajar tentang diri kita sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada
penyesalan HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat sendiri

MENCINTAI ??
BUKANLAH bagaimana kamu melupakan melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN
BUKANLAH bagaimana kamu mendengarkan melainkan bagaimana kamu MENGERTI
BUKANLAH apa yang kamu lihat melainkan apa yang kamu RASAKAN
BUKANLAH bagaimana kamu melepaskan melainkan bagaimana kamu BERTAHANLebih berbahaya mencucurkan air mata
dalam hati dibandingkan menangis tersedu-sedu
Air mata yang keluar dapat dihapus
Sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilangDalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang
Tapi ketika CINTA itu TULUS,
meskipun kalah, kamu TETAP MENANG
hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang
LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri



Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita,
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa dia akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya
Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia
Jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kamu benar-benar mencintai
MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI

Kadang kala orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu,
dan kadang kala teman yang menangis bersamamu adalah
CINTA YANG TIDAK KAMU SADARI KBERADAANNYA
Cinta selalu tak akan pernah bisa diungkapkan dengan apapun yang sesuai dengan kehendak kita karena bahasa cinta adalah bahasa yang abstrak,
bahasa yang hanya akan bisa dimengerti oleh mereka yang peka dan mengenal apa itu cinta..

Kamis, 05 Februari 2009

Apa ttu ciinta ??

Cinta itu perasaan jiwa semulajadi.Ia adalah fitrah yang menjadi salah satu sifat manusia.Ia wujud bila hati tertarik kepada yang dicintainya itu penuh emosi dan gembira kerana itu.

Dalam memenuhi keperluan untuk puas dalam cinta,manusia menghadapi krisis nilai.Insan yang mula jatuh cinta akan bersungguh untuk mencapai kepuasan dalam cinta itu. Ada yang menjadi buta dan kabur nilai akibat bercinta. Tapi bagi yang bijaksana mereka mendambakan cara yang sesuai dan mulia untuk memenuhi keperluan cintanya itu. Insan sebegini ingin hidup yang bersih dan penuh taqwa.

Sifat Cinta
Cinta itu suci,mahal dan tinggi tarafnya.Sifat cinta itu sempurna.Jika tidak,cinta akan cacat.Itulah cinta sebenar cinta.

Cinta Wujud Sejak Dilahirkan
Rasa cinta sedia wujud di dalam jiwa manusia sejak manusia itu lahir ke dunia.Cuma manusia akan melalui tahap-tahap kelahiran cinta bermula dari cinta kepada belaian ibu,membawa kepada cinta kepadakekasih dan akhirnya setelah puas mencari cinta suci,maka akan cinta kepada Tuhan Wujudnya cinta itu tidak dapat dilihat tapi dapat dirasa dan cinta sebenar cinta itu suci murni serta putih bersih.

Cinta Bersedia
Bila sampai masanya di setiap tahap-tahap cinta,maka Tuhan menjadikan manusia itu bersedia menerima cinta itu.Pada mulanya jiwa itu bersedia menerima cinta,lantas sedia pula untuk berkongsi rasa kewujudan dengan dikasihi.Sedia untuk mengikat setia serta saling memahami.Setia untuk dipertanggungjawapkan kerana cinta.Sedia untuk menyerah diri pada yang dicintai.

Cinta Itu Indah

Walaupun kewujudan cinta tidak bisa dilihat,tetapi cinta itu indah dan cantik.Cantiknya itu tulin dan tidak ia bertopeng.Bukan saja ia cantik malah suci murni,bercahaya gemerlap dan putih bersih.

Cinta Itu Mengharap Balasan
Cinta antara manusia itu berkehendak kepada jodoh atau pasangan,dari diri yang punya persamaan,dari diri yang asalnya satu.Bila dapat yang dicari,bermakna cinta itu menganggap telah bertemu yang paling sesuai dan secucuk dengan jiwanya,untuk bersatu kembali.Kehendak itu timbal balik sifatnya kerana manusia dalam bercinta tidak hanya menerima tapi juga menerima.

Cinta Itu Menakluki
Sifat cinta itu ingin menguasai.Dia mahu yang dikasihinya itu hanya khusus untuk dirinya.Dia tidak mahu ianya dikongsi dengan orang lain. Sifat ini menuntut hak untuk mencintai dan dicintai.Tapi,dalam pada ingin menakluki,ia juga ingin ditakluki sepenuhnya.

Cinta Itu Mengetahui
Pada asasnya sebenarnya cinta itu mengetahui.Orang yang bercinta tahu siapa yang patut dicintainya.Cinta tidak perlu bertanya.Manusia boleh jatuh cinta tanpa membaca ilmiah atau novel tentang cinta.Mereka tahu apa yang perlu dilakukan.Tapi,cinta cuma tahu bercinta.Ia tidak tahu akan peraturan cinta jika tiada diberikan panduan.

Cinta Itu Hidup

Cinta adalah ibarat manusia,boleh berputik,lalu mekar serta boleh layu dan gugur.Cinta itu punya deria dan perasaan.Cinta mendengar cinta,berkata cinta,melihat cinta.Cinta ada segala-galanya.Sayang, benci,cemburu,gembira,sedih,tenang,tertekan,ketawa dan menangis. Cinta itu hidup sampai satu ketika ia akan menemui mati.Tapi ramai orang berharap agar cinta itu kekal selagi dia masih hidup dan tetap hidup walaupun telah mati.

Cinta Itu Suci
Sebagaimana yang banyak dikatakan orang,cinta itu suci.Sucinya cinta bukan bermakna ia tidak mengharap balasan. Cinta mengharap balasan cinta.Sucinya cinta bermakna ia tidak bernoda dan tidak pula berdosa Itulah sifat asal cinta,ia suci bagaikan anak yang baru lahir.Mereka yang kenal erti cinta akan cuba mengekalkan cinta itu sesuci mungkin. Mengekalkan cinta suci bermakna menjauhkan ia dari godaan nafsu yang tidak ada batasan.Kerana nafsulah cinta suci jadi bernoda dan berdosa.

Cinta Itu Mempesona
Cinta itu bukan saja indah,tapi mempersonakan.Ia bukan kerana cinta itu nakal sifatnya tapi kerana ia suci dan bersih.Ia adalah sebagaimana anda melihat pada anak kecil yang comel dan bersih.Dia senyum pada anda dan merapati anda.Anda terpesona kerana bukan saja ianya comel,tapi kerana dia adalah insan yang tidak berdosa.Kerana sifat cinta yang mempersona ini selalunya manusia itu berbuat silap bila bercinta. Apa saja yang dilakukan oleh kekasihnya…mempersonakannya dan nampak cantik serta betul walaupun itu adalah satu dosa dan akan menodai cinta itu sendiri. Itulah juga yang menyebabkan orang yang bercinta itu walaupun seorang yang bijaksana,akan menjadi bodoh kerana pesona cinta.Akal itu mampu dikalahkan oleh nafsu.Nafsu itu tidak bisa dikalahkan melainkan jika anda sentiasa ingat kepada Tuhan Maha Pencipta.

Apakah itu Bukti Cinta?
Cinta perlukan bukti.Ramai orang percaya bahawa bukti cinta itu ialah mengorbankan atau menyerahkan apa saja yang kekasih anda mahu.Mereka percaya jika itu tidak berlaku,maka cinta itu tidak tinggi nilainya.

Sebenarnya anggapan itu tidak tepat.Jika anda beri semua yang dia mahu,apakah yang tinggal pada anda? Benarkah dia cinta pada anda bila dia mahukan pengorbanan anda?

Cinta sejati tidak memusnahkan atau merosakkan diri kekasih yang dicintai. Malah ia menjaga agar kekasih tetap suci dan selamat sebagaimana sucinya cinta itu sendiri

“Janganlah hendaknya kecintaan anda terhadap sesuatu itu membuatkan anda menjadi lupa dan kebencian anda terhadap sesuatu itu membuatkan anda menjadi hancur”